Pertemuan 9 PKT : 3 Jenis Kecerdasan Tiruan Oleh Intania Widyaningrum

 Tiga Kelompok Kecerdasan Tiruan

Kecerdasan Tiruan dapat dikelompokan menjadi 3 kelompok, yaitu :
  1. Sistem berbasis pengetahuan Knowledge-based systems, KBS) ; model dinyatakan secara eksplisit dan dibangun menggunakan kata dan symbol
  2. Inteligensia berbasis komputasi (Computational Intelligence, CI) ; model secara implisit yang dinyatakan dengan teknik - teknik numerik
  3. Hybrid (campuran)

Sistem Berbasis Pengetahuan (KBS)

KBS meliputi teknik-teknik seperti rule-based, case-based reasoning, dan induction system. Karena pengetahuan dimodelkan secara eksplisit dengan menggunakan kata dan simbol, ia dapat dibaca dan dimengerti oleh manusia. Meskipun teknik berbasis simbol telah mengalami sukses untuk domainnya yang relatif sempit, namun ia tetap mengandung keterbatasan dalam hal kemampuan yakni sebatas mengatasi situasi-situasi yang telah dimodelkan secara eksplisit. Model simbolik pada umumnya kurang baik untuk mengatasi masalah yang belum familiar.

Inteligensia Berbasis Komputasi (CI)

CI berusaha mengatasi kelemahan kelompok KBS dengan cara  membuat suatu model berbasis pada pengamatan dan pengalaman. Dalam hal ini pengetahuan tidak secara eksplisit dinyatakan melainkan direpresentasikan melalui angka-angka (numeris) yang dapat disesuaikan seiring bertambahnya ketelitian dari sistem. Termasuk dalam kategori ini adalah neural network, generic algorithms dan algoritma optimasi yang lain, serta teknik untuk mengatasi ketidakpastian seperti fuzzy logic. Induction System mengandung perhitungan numeris, sehingga dapat pula dikelompokan pada CI. CI juga sering disebut sebagai soft computing, yaitu bidang AI yang difokuskan untuk mengatasi ketidakpastian (uncertainty), ketidaktepatan (imprecise), ambigu (ambigus), dan kabur (fuzzy), atau secara singkat untuk permasalahan yang abu-abu (grey area). 

Kecerdasan Tiruan Hybrid

Kelompok Hybrid adalah campuran antara sesama unsur KBS sesama unsur CI atau kombinasi unsur KBS dengan unsur CI. Tujuan penggabungan ini adalah untuk membuat suatu sistem paduan yang lebih hebat daripada unsur-unsur sistem itu bila berdiri sendiri. Jadi perpaduan ini diharapkan akan mengatasi kelemahan masing-masing kelompoknya. Berbagai kombinasi telah banyak dilakukan. Misal : gabungan antara expert system dan neural networks, fuzzy logic dengan neural networks, dan case based reasoning system dengan expert sistem.

Pertanyaan:

1.) Apa saja 3 jenis kecerdasan tiruan?
  1. Sistem berbasis pengetahuan Knowledge-based systems, KBS)
  2. Inteligensia berbasis komputasi (Computational Intelligence, CI)
  3. Hybrid (campuran)
2.) Jelaskan apa yang dimaksud dengan Computational Intelligence!
Model yang secara implisit dinyatakan dengan teknik - teknik numerik. CI berusaha mengatasi kelemahan kelompok KBS dengan cara  membuat suatu model berbasis pada pengamatan dan pengalaman.

3.) Ada beberapa kategori dalam CI, sebutkan!
Neural network, generic algorithms dan algoritma optimasi yang lain, serta teknik untuk mengatasi ketidakpastian seperti fuzzy logic.

4.) Jelaskan tujuan penggabungan dalam kecerdasan tiruan!
Tujuan penggabungan ini adalah untuk membuat suatu sistem paduan yang lebih hebat daripada unsur-unsur sistem itu bila berdiri sendiri. Jadi perpaduan ini diharapkan akan mengatasi kelemahan masing-masing kelompoknya.

5.) Jelaskan apa yang dimaksud dengan kecerdasan tiruan hybrid!
Kelompok Hybrid adalah campuran antara sesama unsur KBS sesama unsur CI atau kombinasi unsur KBS dengan unsur CI

6.) Berikan contoh kombinasi dari kecerdasan tiruan!
Gabungan antara expert system dan neural networks, fuzzy logic dengan neural networks, dan case based reasoning system dengan expert sistem.

7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Knowledge-based systems!
KBS meliputi teknik-teknik seperti rule-based, case-based reasoning, dan induction system. Karena pengetahuan dimodelkan secara eksplisit dengan menggunakan kata dan simbol, ia dapat dibaca dan dimengerti oleh manusia

8.) Mengapa Induction System dikelompokan kedalam CI?
Karena mengandung perhitungan numeris

9.) CI sering disebut juga dengan?
Soft computing, yaitu bidang AI yang difokuskan untuk mengatasi ketidakpastian (uncertainty), ketidaktepatan (imprecise), ambigu (ambigus), dan kabur (fuzzy), atau secara singkat untuk permasalahan yang abu-abu (grey area). 

10.) Apa kelemahan dari KBS?
Sebatas mengatasi situasi-situasi yang telah dimodelkan secara eksplisit. 


Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah  sebagaimana yang tertuang dalam Online Learning Uhamka


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan 11 PKT : Pengakuan Terhadap Kecerdasan Tiruan Oleh Intania Widyaningrum

Pertemuan 3 PKT : Domain Studi Kecerdasan Tiruan Oleh Intania Widyaningrum

Pertemuan 10 PDS : Pendekatan dalam Sistem Dinamik Oleh Intania Widyanigrum